Introduction

English:

GamaComet is a web-based buccal mucosa comet assay detection and classification tool, which purpose is to measure the amount of damage contained within the DNA. Comet assay is a simple and precise method to detect DNA damage. In general, the model cell to study about DNA damage are lymphocytes. Unfortunately, these cells need an invasive procedure. Alternatively, buccal mucosal epithelial cells are more preferred due to its less invasive procedure and its role as a tract on digestive and respiratory system [1].

GamaComet uses Faster R-CNN algorithm from TensorFlow Object Detection API to process the comet assay images. More information can be read on our publication.


Bahasa Indonesia:

GamaComet adalah sebuah alat berbasis web yang dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengklasifikasi comet assay mukosa bukal dengan tujuan untuk mengukur tingkat kerusakan pada DNA. Comet assay adalah sebuah metode yang mudah dan akurat untuk mendeteksi kerusakan pada DNA. Pada umumnya, sel yang digunakan untuk mempelajari kerusakan pada DNA adalah limfosit, namun sel limfosit membutuhkan prosedur yang invasif. Sebagai alternatif, sel epitel mukosa bukal dapat digunakan karena prosedurnya yang tidak terlalu invasif dan perannya sebagai saluran sistem pencernaan dan pernapasan [1].

GamaComet menggunakan algoritma Faster R-CNN dari TensorFlow Object Detection API untuk melakukan pemrosesan citra comet assay. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada publikasi kami.


References / Referensi:

[1] A.R. Collins, A.A. Oscoz, L. Giovannelli, G. Brunborg, I. Gaiva, M. Kruszewski, C.C. Smith, The comet assay : topical issues, 23 (2008) 143–151. https://doi.org/10.1093/mutage/gem051.

Instructions

GamaComet, has been released for academic purposes only.

If you wanna try or use GamaComet please send an email to afia[at]ugm.ac.id

GamaComet Team